Kunci-kunci Keberkahan Ramadhan di Tengah Ujian Pandemi Covid19

Bismillahirrahmaanirrahiim  , ini adalah isi kajian yang di share di grup kajian Misis yaaaa..
Inshaallah akan Misis share hasil kajian Misis ke temen-temen semua, agar hal baik didalamnya dapat selalu diteruskan kepada sebanyak-banyaknya jiwa. Inshaallah khair. Semoga bermanfaat ♥️

*Kunci-kunci Keberkahan Ramadhan di Tengah Ujian Pandemi Covid19*

(Kajian Ustadz Bobby Herwibowo, Lc.)

1. *Menjaga shalat, baik shalat fardhu dan shalat sunnah*

Karena tidak ada kegiatan di masjid, makan mari hidupkan rumah dengan menjaga shalat tepat waktu, secara berjamaah dengan anggota keluarga. 

QS Thaha 20, ayat 132, “*_Dan perintahkanlah keluargamu (wahai Rasul)  untuk mendirikan shalat, dan bersabarlah engkau dalam menjalankannya, sungguh Kami tidak meminta rezeki kepadamu atau kepada selainmu, sebab Kami lah yang memberimu rezeki.”_*

Di ayat ini Allah ingin menyampaikan, jaga shalatmu dan jaga keluargamu dengan shalatnya, urusan rezekimu biar Aku yang menjaganya. 

2. *Rajin tilawah Al Qur’an*

Rasulullah SAW bersabda, “*_Sesungguhnya rumah yang dibacakan di dalamnya al-Qur’an, maka rumah tersebut akan terlihat oleh para penduduk langit sebagaimana terlihatnya bintang-bintang oleh penduduk bumi.”_* (HR. Ahmad)

“*_Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian pekuburan, sesungguhnya syetan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.”_* (HR. Muslim)

Kalau ingin rumah kita bercahaya dan jauh dari syeitan, maka kita harus menghadirkan bacaan Al Qur’an, karena Al Qur’an akan menjadi penerang. 

QS At-Taghabun 64 ayat 8, “*_Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan_*.

3. *Masuk rumah/kamar dengan membaca basmalah*

Dalam Hadist Riwayat Bukhari dikisahkan, suatu ketika terjadi dialog antara syaitan yang gemuk dan syaitan yang kurus. Masing-masing menceritakan keadaannya.
Setan gemuk bertanya: “Mengapa badanmu menjadi kurus?”
Setan kurus segera menjawab: “Ia tidak memberiku kesempatan untuk menggodanya, ia selalu selamat dari godaanku. Setiap kali memulai sesuatu, ayat basmalah -lah yang menjadi pembuka pintu pekerjannya; pada saat masuk rumah, saat ia keluar rumah, saat memulai makan, saat hendak tidur, dan semua pekerjaannya dimulai dengan basmalah sehingga kau melihat badanku seperti ini,” ujarnya.
Setan kurus balik bertanya: “ Aku lihat kau bertambah gemuk.”
Setan gemuk segera menjawab: “Sebenarnya godaanku selalu berhasil, aku selalu berhasil membuatnya lalai dan lupa menyebut bamalah disetiap pekerjaannya. Jika ia makan, minum, keluar rumah, masuk kedalam rumah, hendak tidur, dan semua pekerjaannya dilakukan tanpa membaca basmalah maka ia menjadi kuda tungganganku, ia akan mengikuti bujukanku.”

Dari cerita diatas kita memperoleh gambaran betapa mulianya ucapan sederhana basmalah jika diamalkan dalam setiap tindakan secara sungguh-sungguh untuk menggapai ridha Allah.

4. *Selalu membaca basmalah ketika hendak makan*

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ » . فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ
“*_Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah “BISMILLAH”), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu_*. (HR. Bukhari no. 5376)

Sungguh, setan menghalalkan makanan yang tidak disebutkan nama Allah padanya.

5. *Makan jangan sendirian, tapi berjamaah dengan keluarga*

Rasulullah dahulu sering makan satu nampan dengan keluarga atau para sahabatnya. 

Dari Wahsyi bin Harb dari ayahnya dari kakeknya bahwa para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَأْكُلُ وَلاَ نَشْبَعُ. قَالَ « فَلَعَلَّكُمْ تَفْتَرِقُونَ ». قَالُوا نَعَمْ. قَالَ « فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ »
“*_Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan tidak merasa kenyang?” Beliau bersabda: “Kemungkinan kalian makan sendiri-sendiri.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Hendaklah kalian makan secara bersama-sama, dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan diberi berkah padanya.”_* (HR. Abu Daud no. 3764. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut hasan)

6. *Jangan ada patung/lukisan makhluk yang bernyawa atau anjing di rumah*

Karena semua itu adalah tempat bersemayamnya syeitan. Rahmat Allah dan para malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang ada patung/lukisan makhluk bernyawa dan ada anjing di dalamnya. 
Pernah wahyu tidak turun kpd Rasulullah SAW karena malaikat Jibril tidak mau masuk ke dalam rumah Rasulullah SAW yang saat itu ternyata ada bangkai anjing/anjing mati di bawah mejanya tanpa sepengetahuan beliau.


7. *Muliakan dan santuni anak yatim di rumah kalian*

Rasulullah SAW bersabda, “*_Sebaik-baik rumah di kalangan kaum Muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum Muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk_*." (HR. Ibnu Majah)

Kalau kita tidak mampu mengasuh di rumah, kita bisa menyantuni anak yatim yang ada di sekitar kita. 

#Covid19 #Corona #CoronaVirus

Komentar