ADA HAL MENARIK DARI SEBUAH DOSA,,
PERTAMA, ALLAH MENUTUPINYA, memberi kita waktu untuk menyadari, memperbaiki sendiri, bertaubat dari nya, dan kembali lagi ke jalan yang Allah Rahmati, dengan segala penyesalan dan kesungguhan hati, dan tak lagi mengulangi..
KEDUA, ALLAH SEDIKIT MEMBUKANYA, tak semua detail dari sebuah dosa, hanya lapisan atas dari dosa kita. Juga tak kepada semua orang, hanya pada yang bersangkutan. Allah memberi kesempatan pada kita untuk meminta maaf, untuk kembali merasakan rasa malu akan dosa (karena seringkali, MALU baru terasa saat dosa telah terbuka), dan mengambil pelajaran darinya kemudian tak lagi mau mengulanginya. Dengan "sedikit" membuka dosa kita, Allah memberi peringatan, sekaligus memberi tahu bahwa "ada AKU (ALLAH) Yang Maha Melihat."
Ketiga, ALLAH MEMBUKANYA LEBAR-LEBAR, setiap detail dosa kita, kepada setiap manusia yang bernafas. Allah memberi kita kesempatan untuk merasakan konsekuensi dari setiap yang kita lakukan. Allah memberi kita kesempatan untuk bertaubat saat waktu masih diberikan. Seringkali, manusia terus menerus melakukan dosa yang serupa karena tak pernah merasakan konsekuensi dari dosa yang kita lakukan, kali ini, Allah memberikan konsekuensinya di depan mata. Untuk dijalani, dihadapi dan dipertanggungjawabkan.
Jika 3 hal ini terjadi, masih bersyukur kita. Allah masih terus memberi jalan bagi kita, dari level paling ringan sampai paling berat, untuk kembali bertaubat.
Karena, masih ada yang harus kita khawatirkan, yaitu jika yang keempat terjadi, yaitu ALLAH MENGABAIKAN.
Kita berbuat dosa, lancaaaarrr.. bermaksiat, lancaaaarr. Tak ada rasa malu di dada, tak ada rasa sungkan, tak ada rasa takut karena tak pernah merasakan akibat dari setiap dosa. Dosa pun dilakukan terus menerus tanpa rasa bersalah, taubat tak pernah ada dalam pikiran, sampai akhirnya ajal menjemput. Merasa bahwa Allah meridhoi setiap dosa karena tak pernah ada halangan dalam bermaksiat. Padahal, saat ini terjadi, saat bermaksiat menjadi begitu lancar tanpa hambatan, adalah tanda Allah telah mengabaikan. Dan bukankah jauh lebih berat berurusan langsung dengan Allah nanti di akhirat?
Allahuallam bishowab..
Love,
Komentar
Posting Komentar