Rapuhnya Dunia

Kembali diingatkan akan rapuhnya dunia..
Bahwa setiap manusia bisa sakit, tak peduli apa..
Tak peduli jabatan, kepopuleran dan usia..
Tak peduli miskin atau kaya..
Tak peduli kamu anak siapa atau orang tuanya siapa..
Tak peduli masa lalumu bagaimana..
Jelas juga tak peduli pilihan presidenmu nomor berapa..
Semua orang bisa diberi sakit yang tak terkira..

Hmmm.. sombong rasanya jika begitu yakin bisa bernafas sampai tua..
Atau merasa masih punya banyak waktu sehingga begitu doyan menunda-nunda atau enteng memutus tali silaturahim dimana-mana..
Padahal sakit datang bisa begitu tiba-tiba..
Saat itu, tubuh tak bisa lagi apa-apa..
Mental terus menerus ditempa, antara menerima atau bisa gila..

Pun akan semakin berkurang daya untuk menebar kebaikan dan berupaya..
Belum tentu pula ada waktu untuk memberi dan diberi maaf oleh dia yang tersakiti dan disakiti, lalu bagaimana?

Hmmmm.. Tak lagi relevan jika masih mempermasalahkan hal yang lalu, tak juga maju-maju, terus mengulang-ulang sembilu..
Membuang waktu untuk mengandai-andai masa yang dulu, sampai lupa masa sekarang atau malah sibuk mengkhawatirkan masa depan yang belum tentu..

Kemudian mengingat hal yang penting, bahwa selama sehat jangan jahat..
Karena sakit tak ada tenggat//
Semua bisa tersengat..
Dan hanya kebaikan yang bisa memberi berkat pada kehidupan yang singkat..

@tulisanmisisdevi
by. @misisdevi

Komentar